Apa yang Paling Anda Rindukan dari Indonesia?

13 Aug 2016

Pertanyaan itu pop-up di telinga saya setelah mendengar Ibu Sri Mulyani kembali ditunjuk menjadi Menteri Keuangan, kali ini pada Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo yang telah dilantik beberapa waktu yang lalu. 

Ibu Sri Mulyani memang bukan orang baru di jajaran kementrian keuangan. Bahkan, kepergiannya dari Indonesia sekitar enam tahun yang lalu meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang. Setidaknya itulah kesan yang saya dapatkan setelah menjadi saksi program live chat dengan beliau.

Enam tahun yang lalu, detikForum mendapatkan kehormatan untuk menghadirkan Ibu Sri. Llive chat kali itupun menjadi sangat istimewa karena beliau yang telah menyatakan diri mundur sebagai menteri keuangan akan meninggalkan Indonesia menuju Amerika Serikat untuk memulai tugas barunya sebagai direktur Bank Dunia (World Bank).

Persiapan menuju program istimewa itupun telah berlangsung beberapa hari sebelumnya, dimulai dari pengecekan koneksi internet sampai persiapan lokasi live chat yang bertempat di sebuah ruangan tidak jauh dari ruangan kerja beliau.

Ketika hari itu tiba, saya dan rekan-rekan merasakan ketegangan. Karena banyaknya pertanyaan yang masuk untuk beliau di detikForum, tidak seperti biasa, ada dua orang orang admin –salah satunya saya– yang dipersiapkan untuk menjadi asisten beliau dalam menjawab pertanyaan.   

Ibu Sri dari kacamata saya adalah orang yang cerdas dan tegas. Jawaban-jawabannya lugas dan straight to the point. Tapi dari sekian banyak pertanyaan dan jawaban yang bisa dibaca-baca lagi di SINI, ada satu pertanyaan yang jawabannya sungguh tidak disangka. 

Pertanyaan dari seorang penanya itu begini: “Ibu Sri Yth, jika sebelumnya ibu merasa menjadi korban dari kentalnya perkawinan kepentingan di negeri ini, masihkah ada yang ibu rindukan dari Indonesia saat bertugas di Bank Dunia nanti?”.

Dan begini jawaban Ibu Sri ketika itu: “Yang saya rindukan makanan enak, orang2 seperti anda, nyiur melambai, tanah yang wangi, padi yang menguning, Jakarta yang bising, itu semua akan membuat saya rindu.” 

Whoa! jawabannya ngena banget. Saya pun bergumam dalam hati ketika itu, “Bu, kalau saya jadi ibu saya juga akan merindukan itu.”  

Setelah lewat enam tahun, program hari itu akan menjadi salah satu program yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup. Apalagi kalau ingat beliau di akhir live chat pernah bilang begini. “Terima kasih atas pertanyaan2nya, i love you full.  I’ll be back.”

Yes, she’s back! Welcome home dan selamat bekerja lagi, Ibu Sri. 


TAGS live chat politikus


-

Author

Simple. Loves to write, travel, watch movies.

Search

Recent Post