• 25

    Aug

    Mencicip Pecel Rawon Banyuwangi

    Banyuwangi terletak di ujung timur Pulau Jawa. Kabupaten yang terkenal dengan slogan The Sunrise of Java itu memiliki deretan pantai yang menjadi surga para pecinta olahraga surfing. Salah satu yang terkenal adalah yang disebut G-Land. Selain memiliki potensi wisata berupa kekayaan alam, kuliner Banyuwangi juga cukup khas. Ada durian merah, pecel rawon dan rujak soto. Salah satu yang sempat saya cicipi adalah Pecel Rawon. Kedai yang menjual pecel rawon tujuan saya dan beberapa rekan kerja itu terletak di pinggir jalan protokol, tak jauh dari kantor DPRD Banyuwangi. Biasa disebut Pecel Ayu. Pada awal mendengar namanya saya langsung bertanya-tanya, “bagaimana ya rasanya?” Maklum, dua makanan (pecel) dan (rawon) membutuhkan bahan dasar yang sangat berbeda. Pecel membutuhkan
    Read More
  • 19

    Aug

    Yuk, Buang Sampah pada Tempatnya

    Tiap kali pergi liburan, saya sering bawel sama suami soal sampah. Paling gampang, bawelin soal sampah yang kami hasilkan sendiri. Saya dan suami sudah membiasakan diri untuk membawa plastik buat nampung sampah. Kalo abis belanja apa-apa waktu di jalanpun plastiknya enggak dibuang dulu soalnya buat nampung sampah. Meskipun pernah khilaf karena malas nyari tempat sampah, tapi sesering mungkin saya berusaha untuk tidak buang sampah sembarangan. Sayangnya masih belum banyak orang yang sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Beberapa kali ke objek wisata di beberapa daerah di Indonesia, saya sedih lihat sampah bertebaran dimana-mana. Enggak di pantai, enggak di gunung. Apalagi kalau lagi musim liburan, minta ampun kotornya. Penyebabnya sendiri saya nggak ngerti. Apa karena orang Indone
    Read More
  • 28

    May

    Sedap Nikmat Si Bubur Daging

    Bagi penggemar bubur pasti sangat akrab dengan cita rasa bubur ayam. Padahal di Indonesia banyak macam bubur yang tidak kalah enaknya. Misalnya bubur daging yang saya cicipi pertama kali di Singkawang, Kalimantan Barat. Penampakan pada umumnya mirip seperti bubur ayam. Bedanya bubur daging terdiri dari ikan teri dan daging suwir. Kuahnya menggunakan kuah soto daging. Katanya, bubur daging yang enak kuahnya harus menenggelamkan buburnya. Bagaimana dengan rasanya? Sluuurp! Enak banget! Sebagai pelengkap bisa ditambahkan jeruk limo, kerupuk dan tentunya sambal sesuai selera. Walau cuma “nyicip” dua kali, tapi bubur daging sudah menawan hati saya. Lama nggak ngerasain bubur daging, eh, baru ingat kalau di kawasan tempat tinggal saya ada kedai yang spesialisasinya adalah bubur dag
    Read More
-

Author

Simple. Loves to write, travel, watch movies.

Search

Recent Post